SUKABUMIUPDATE.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi belajar ke Kota Bandung sebagai studi banding untuk melihat kemajuan dari PMI kota tersebut yang sudah memiliki terobosan dalam mengelola darah, bulan dana sampai hingga organisasi PMI nya.
PMI Kota Bandung sudah sangat maju dalam memenagemen organisasinya. Bahkan banyak inovasi yang selama ini tidak dilakukan oleh PMI di kota/kabupaten manapun di Jabar," kata Ketua Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo.
Menurutnya, PMI Kota Bandung sudah dapat berjalan mandiri dan yang lebih menariknya lagi bagaimana pemda setempat sangat konsen dalam kegiatan yang dilakukan oleh lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan ini.
Maka dari itu, pihaknya sengaja belajar ke kota "kembang" karena mereka sudah sangat jauh melangkah dan lebih maju dibandingkan PMI lainnya yang ada di Jabar.
"Kita belajar banyak bagaimana sistem yang dibangun oleh PMI Kota Bandung dalam menjalankan organisasinya.†tambahnya.
Suranto mengatakan PMI Kota Bandung mendapatkan hibah dari APBD sebesar Rp14 Miliar untuk keberlangsungan organisasinya. Selain itu, mereka juga sukses dalam melaksanakan Bulan Dana PMI Â yang ditandai target bulan dananya selalu naik.
Pihaknya akan mencoba menerapkan sistem yang sudah dilakukan PMI Kota Bandung dalam mengelola bulan dana dan organisasinya di Kota Sukabumi.
Kegiatan studi banding yang diikuti oleh pengurus dan staf markas PMI Kota Sukabumi ini untuk meningkatkan pelayanan dan membantu masyarakat terutama dalam hal bagaimana pengelolaan dana hibah yang diberikan pemda.
"Diharapkan dari hasil studi banding ini bisa belajar beberapa untuk diterapkan di Kota Sukabumi, agar kedepannya PMI Kota Sukabumi semakin bagus membantu dan melayani masyarakat," tambahnya. (*)
Â