Sukabumi Update

PLZ Ciracap Sukabumi Bangun Ulang Rutilahu

SUKABUMIUPDATE.COM – Perwakilan Pelayanan Zakat (PLZ) Kecamatan Ciracap akan membangun rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kampung Cigaru, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi pada Jum’at, (12/8).

Pembangunan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap desa yang berperestasi dalam hal pengumpulan zakat, terutama infaq.

Prasetyo (42) Camat Ciracap mengatakan pembangunan ini selain bentuk penghargaan, juga diharapkan menjadi stimulus bagi desa-desa lain serta sebagai upaya menanamkan kepercayaan kepada lembaga pengumpul zakat.

Sementara itu, Ketua LPZ Kecamatan Ciracap, Endim (46) mengatakan kepada sukabumiupdate.com (8/8), rumah yang akan dibangun sudah diferivikasi pihak desa setempat.

Adapaun kriteria yang ditetapkan oleh pihak desa adalah, tidak memiliki keluarga yang mampu secara finansial, tidak memiliki usaha, dan tidak memiliki tanah lain selain yang ditempati saat ini.

“Ini merupakan kali pertama pembangunan rumah tidak layak huni, dan akan menjadi agenda tahunan. Adapun pendapatan LPZ Kecamatan Ciracap tahun 2016 yang tercatat, sebesar 282 juta rupiah. Namun yang dikelola pihak LPZ Ciracap sebesar 43 juta rupiah, dipotong persentase ke BAZNAS Daerah Kabupaten Sukabumi sebesar dua persen dari seluruh pendapatan. Sisanya didistribusikan oleh pihak DKM (dewan keluarga masjid-red) masing-masing," ujar Endim.

Masih menurut Endim, untuk tahun ini, rumah pertama yang akan dibangun adalah milik ibu Yayah (77). Yayah sendiri adalah seorang janda lanjut usia (lansia), warga Kampung Cigaru, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap. Adapun rumah yang akan dibangun berukuran 3,5 m x 7 m, dengan anggaran 4.500 ribu rupiah.

Anggaran sebesar itu, hanya digunakan untuk membeli material bangunan saja. Adapun material lama berupa genting, kayu, dan bambu masih bisa digunakan. Sedangkan untuk tenaga kerja, akan dilakukan secara gotong royong.

Sementara itu, Yayah mengaku sangat berterimakasih atas bantuan yang ia terima, "Abdi ngaraos bingah pisan tos dibantosan ngawangun iyeu bumi jeung ku abdi bade dirawat upami iyeu bumi atos rengse," ujar Yayah.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI