Sukabumi Update

Waspada Anthrax, Pemkab Sukabumi Awasi Hewan Kurban

SUKABUMIUPDATE.COM - Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mendekati Idul Adha 1437 Hijriah, meningkatkan pengawasan penjualan hewan kurban yang dijual di lapak-lapak pinggir jalan.

"Pemeriksaan ini untuk memastikan kelayakan hewan kurban agar benar-benar terbebas dari sejumlah penyakit ternak khususnya Anthrax," kata Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi, Iwan Karmawan Selasa (23/8).

Menurutnya, biasanya menjelang Idul Adha ini banyak lapak hewan kurban yang berdiri di pinggir jalan, maka dari itu ia pun menerjunkan tim pengawasnnya ke berbagai daerah yang banyak memperjualbelikan hewan kurban baik sapi, kambing maupun domba.

Adapun daerah yang banyak berdiri lapak penjualan hewan kurban seperti di Kecamatan Cisaat, Palabuhanratu, dan Cicurug. Nantinya petugas yang ditugaskan akan memeriksa kesehatan satu persatu hewan kurban.

Hewan kurban yang layak jual dan konsumsi akan diberikan kalung dan surat keterangan kesehatan hewan. Namun, jika ada hewan yang tidak layak seperti sakit maupun belum cukup umur, maka pihaknya akan melarang si pedagang untuk menjualnya.

"Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya hewan kurban yang tidak layak konsumsi seperti terserang penyakit ternak. Dan juga untuk mengantisipasi adanya pedagang yang berlaku "curang"," tambahnya.

Di sisi lain, Iwan mengatakan pihaknya juga akan memberikan pelatihan tata cara pemotongan hewan kurban bagi pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM). Tujuan dari pelatihan ini, agar daging kurban yang nantinya dibagikan kepada warga benar-benar terjaga kebersihannya.

Adapun pelatihan yang diberikan seperti tidak mencampurkan antara daging dengan jeroan, sehingga saat dibagikan daging hewan kurban tersebut benar-benar higienis.

"Untuk jumlah hewan kurban pada tahun ini diprediksi akan bertambah. Tapi, kami masih melakukan pendataan terhadap penjualan hewan kurban ini," katanya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI