SUKABUMIUPDATE.COM - Warga Kampung Cimunding, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, mengeluh bau bangkai ayam sejak tiga hari terakhir yang sumber aromanya berasal dari bangkai ayam potong milik PT Sierad Produce Tbk yang diduga mati secara massal.
"Saya periksa ke belakang tembok perusahaan ternyata baunya semakin menyengat. Warga curiga ayam milik perusahaan tersebut mati secara massal," kata Yanto (37) warga Kampung Cimunding kepada sukabumiupdate.com, Minggu.
Warga lainnya, Abdul Manaf Iman mengatakan kejadian ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pernah terjadi pada dua bulan lalu atau akhir akhir Ramadhan.
Sampai saat ini belum ada penjelasan dari pihak perusahaan tentang penyebab matinya ayam milik perusahaan ternak ayam potong ini. Bahkan pada kejadian awal pihak perusahaan berjanji akan memberikan penjelasan pada warga tapi sampai saat ini tidak dilaksanakan.
"Informasi yang kami terima dari dalam perusahaan memang ada lagi ayam yang mati secara massal, kami hanya ingin penjelasan secara medis biar warga tidak resah dengan matinya puluhan ribu ayam, mulai dari cara penanganan dan dampak terhadap lingkungannya seperti apa terutama dampak kesehatan, karena saya tinggal dibelakang perusahaan," kata Manaf.
Sementara, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari PT Sierad terkait bau bangkai ayam yang berasal dari perusahaan tersebut.