SUKABUMIUPDATE.COM - Peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan cuaca ektrem dengan hujan super lebat untuk wilayah Kabupaten Sukabumi mulai tanggal 19-21 September 2016 mendatang, membuat pihak terkait meningkatkan kewaspadaan. Basarda Kabupaten Sukabumi hingga Selasa terus melakukan pengawasan di sejumlah titik.
Wilayah di Kabupaten Sukabumi yang mendapatkan perhatian khusus adalah Kabandungan, Tegalbuleud, Cisolok, Nagrak, Curug Kembar dan yang lainnya, yang masuk peta rawan bencana seperti pergerakan tanah, dan. Wilayah pesisir pantai yang berdekatan dengan muara sungai menuju ke laut juga menjadi perhatian karena sering terendam banjir.
"Berdasarkan data BMKG selama tiga hari Kabupaten Sukabumi masuk cuaca hujan ekstrim yang berpotensi pada bencana, kita harus waspada,†ungkap Kepala Basarda Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri,kepada sukabumiupdate.com, Selasa (20/9).
Basarda berkoordinasi dengan pihak terkait khususnya BPBD Kabupaten Sukabumi untuk melakukan upaya pencegahan dan quick respon. "Sejumlah yang titik yang kami pantau selain longsor adalah pohon tumbang yang berada di jalur selatan yakni pinggiran jalan raya," tambahnya.
Ia mengharapakan pihak pemerintah desa atau tingkatan lainnya untuk melakukan pengawasan dan memberikan informasi jika adanya bencana yang terjadi. Terpenting adalah kewaspadaan warga terutama yang tinggal di kawasan rawan, untuk melakukan upaya pencegahan jatuhnya korban jiwa jika terjadi bencana.