SUKABUMIUPDATE.COM - Laporan masyarakat Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi atas hilang dan rusaknya lampu Taman Nobar langsung direspon Dinas Pengelolaan Sampah, Pertamanan dan Pemakamam (DPSPP) setempat.
Pengaduan rusak dan hilangnya lampu-lampu Taman Nobar tahap satu yang berada di Kampung Kota Paris Kulon pada Selasa, (27/09) lalu ini direspon dengan memasang kembali lampu tersebut. Namun kali ini pemasangannya bukan lagi di bawah tapi di atas meskipun pembangunan tahap dua belum terealisasi.
"Sebelum pembangunan Taman Nobar tahap dua dilaksanakan serta mengingat pengajuan kerjasama dengan pihak swasta masih dalam proses, kami khawatir jika terlalu lama pengaduan masyarakat dibiarkan bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan akan memperparah kerusakan Taman Nobar," kata Kasi Perencanaan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan (RTHKP) DPSPP Kota Sukabumi, Sony Hermanto kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (10/1).
Sambil menunggu tahap dua dilaksanakan, Sony mengimbau kepada seluruh warga baik sekitar taman, maupun diluar ruang lingkup taman Taman Nobar yang berada di sekitar Jalan KH A Sanusi tepatnya seberang Gereja HKBP untuk menjaganya.
"Kita jaga bersama keindahan, kebersihan dan kelestarian taman-taman kota, kalau bukan kita siapa lagi," tambahnya.
Selain itu, lanjutnya Good Governance tidak mungkin tercapai apabila ketiga pilar yakni pemerintah, swasta, dan masyarakat tidak bekerja sama, apalagi jika saling menyalahkan,Â
"Kami berharap kerjasama dengan pihak swasta berjalan lancar dan pembangunan tahap dua secepatnya bisa dilaksanakan, jika tidak berjalan mulus maka pembangunan akan lebih alot dan harus menunggu APBD 2017," kata Sony.