SUKABUMIUPDATE.COM - Kepolisian resort Sukabumi, baik kota maupun kabupaten meminta warga yang menjadi korban penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ataupun pesuruhnya untuk segera melaporkan diri ke polsek terdekat. Hal ini untuk mencegah terjadi penipuan lain, karena diduga kaki tangan Dimas Kanjeng masih berkeliaran, termasuk di Kota maupun Kabupaten Sukabumi.
“Para korban inikan informasinya tertipu tawaran investasi di padepokannya Dimas Kanjeng melalui orang ketiga yang mereka kenal. Kami berharap mereka melapor karena belum tentu juga uang yang mereka investasikan tersebut sampai ke Dimas Kanjeng, harus kita cari kaki tangannya Dimas Kanjeng itu,†jelas Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rustam Mansur kepada sukabumiupdate.com via chat whatsap, Minggu (2/10).
Hal yang sama juga diungkapkan Kapolres Sukabumi, AKBP Mokhamad Ngajib yang menduga para korban ini malu untuk melapor. “Seharunya tidak perlu malu, siapapun bisa tertipu tawaran investasi. Kita harus melihat kasus ini lebih luas, dikhawatirkan jika orang orang yang mengaku kaki tangannya Dimas Kanjeng Taat Pribadi ini tidak ditangkap, korbannya makin banyak,†tegas M Ngajib juga via chat whatsap kepada sukabumiupate.com.
Baik Kapolres Sukabumi Kota maupun Kabupaten menjamin bahwa identitas pelapor akan diamankan dari publik selama proses penyidikan di kepolisian. Kedua perwira berangkat melati dua ini juga meminta warga Sukabumi yang mengetahui aksi aksi para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk melapor.
Seperti diberitakan sukabumiupdate.com sebelumnya, ada warga Sukabumi yang mengakui keluarganya menjadi korban tawaran investasi dari pesuruh Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Perusuh yang diketahui juga warga Sukabumi ini gencar mendekati, tokoh masyarakat, pejabar ataupun warga yang dinilai memiliki banyak uang untuk ikut berinvestasi di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.