SUKABUMIUPDATE.COM - Rumah milik Rasyid warga Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi yang hancur akibat ledakan gas LPG 3 kg (Si Melon-red), Jumat (7/10) pagi, adalah bantuan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Rumah semi permanen ini belum genap berusia satu tahun, dibangun oleh pemerintah provinsi sebagai bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2015 silam.
“Dulunya rumah Rasyid ini gubuk, dapat bantuan dibangun oleh pemerintah karena memang warga kurang mampu. Dia tinggal sendiri dan tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap,†jelas Camat Lembursitu, Nuraeni Komarudin kepada sukabumiupdate.com di lokasi kejadian, Jumat.

Setelah dapat bantuan, Rasyid tinggal di rumah yang lebih layak, semi permenan dengan satu ruang tidur, dapur dan ruang tamu, serta wc atau kamar mandi yang terpisah dari bangunan utama. Namun akibat ledakan LPG si Melon, kondisi rumah bantuan ini hancur berantakan.
“Semua tembok beton retak, triplek hancur atap juga rusak. Kita sudah sepakat dengan muspida Lembursitu, rumah ini akan segera dibongkar. Kita khawatir nanti malah ambruk dan melukai warga sekitar,†ungkap Kapolsek Lembursitu, AKP Roni Haryanto.
Pihak kecamatan masih berkordinasi dengan pemerintah kota, BPBD, Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya untuk menetapkan bantuan apa selain tanggap darurat bagi korban dan warga sekitar yang terdampaj. Selain menghacurkan rumah Rosyid, ledakan juga merusak sejumlah rumah warga lainnya yang berdekatan dengan tempat tinggal korban.
Sementara, Rasyid hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi. Kondisi Rasyid dilaporkan cukup parah karena tubuhnya sempat terbakar dan terpental jauh saat ledakan terjadi.