SUKABUMIUPDATE.COM - Untuk meremajakan tanaman di Alun-Alun Kota, Dinas Pengelolaan Sampah Pertamanan dan Pemakaman (DPSPP) Kota Sukabumi akan melakukan mengganti pepohonan yang sudah tua dan rindang. Peremajaan pohon ini juga bertujuan untuk mempercantik dan sebagai paru-paru kota.
"Kami berharap setelah peremajaan, taman ini semakin nyaman, serta masyarakat akan senang ketika halaman Masjid Agung ditanami pohon kurma ketimbang cemara," kata Kepala Seksi Perencanaan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan DPSPP Kota Sukabumi, Sony Hermanto kepada sukabumiupdate.com, Rabu (12/10).
Pohon yang diremajakan sudah keropos, seperti palem raja dan cemara puaz yang khawatir jika tidak segera diremajakan berbahaya bagi pengguna jalan dan pengunjung taman karena rentan roboh. Selain itu, peremajaan pohon juga merupakan tindakan preventif dinas untuk mencegah penyalahgunaan hal negatif seperti dijadikan tempat mesum karena terhalang pohon rindang.

Peremajaan tajuk pohon merupakan hal yg biasa dalam dunia landscape dan diatur juga dalam Peraturan Menteri PU nomor 5/prt/m/2008 tentang pedoman penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau kawasan perkotaan.
"Jadi daripada ditanam pohon cemara, lebih baik pohon kurma apalagi lokasi dekat Masjid Agung. Juga untuk mencegah adanya pasangan yang ingin berbuat mesum di semak-semak Alun-Alun Kota Sukabumi ini," tambah Sony.