SUKABUMIUPDATE.COM - Genap sudah sepuluh hari Muhammad Farhan Alfarizi (8) warga Cibatu Pos, Desa/Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, yang menjadi korban penculikan menghilang. Pihak kepolisian pun mengakui jika sampai saat ini, pihaknya belum menemukan titik terang.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Cisaat Kompol Warsito kepada sukabumiupdate.com, Selasa (18/10) mengatakan, hingga saat ini tim khusus yang dibentuk Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota secara bergantian masih melakukan pengejaran. Fokus pencarian dilakukan di wilayah Cianjur hingga Bandung, karena korban lainnya Sultan (10) ditemukan di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.
"Saat ini kami (polisi) terus berupaya mencari, mulai dari Cianjur, Ciranjang, hingga Rajamandala, dan Bandung. Tim bergerak bergantian,†ujar Warsito.
Polisi khawatir pelaku sudah membawa korban jauh hingga ke luar Jawa Barat. Untuk itu polisi memerlukan informasi sekecil apapun terkait keberadaan Farhan.
"Yang saya takutkan itu pelaku semakin jauh membawa kabur Farhan. Pelaku saat ini dalam rangka kabur pasca lolosnya Sultan,†sambungnya.
Sementara itu, keluarga korban saat ini makin khawatir, karena sudah terlalu lama bocah malang ini ditangan penculik. Geuis Rohaeni (34), ibunda Farhan, sangat khawatir anaknya diperlakukan kasar oleh pelaku, karena menurut pengakuan Sultan, bocah yang berhasil lolos, Farhan selalu digendong oleh pelaku selama dalam penculikan untuk dijadikan pengemis.
“Kami keluarga juga sudah bikin tim pencari sendiri ikut membantu polisi, tapi hingga saat ini belum ada kabar. Saya mohon kepada penculik kembalikan anak saya,†ungkap Geuis Rohaeni sambil menangis.Â