SUKABUMIUPDATE.COM - Enam pelaku pembegalan terhadap Jurnalis Kompas TV Sukabumi Wandi Wahyudin diketahui menggunakan dua motor jenis matic dan satu motor jenis sport. Para pelaku diduga mengikuti korban sejak dari Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kota Sukabumi.
“Mereka pakai dua motor matik dan satu sport, ketemu di Jalan Otista, saya perhatikan mereka ngikutin terus di sampe Jalan Benteng Kidul. Kebetulan di sana sepi, nggak ada orang. Langsung kabur lagi ke arah Degung setelah merampas motor saya,†jelas Wandi kepada sukabumiupdate.com, Selasa (18/10).
BACA JUGA: Wartawan Kompas TV Sukabumi Jadi Korban Begal Sadis
Tak hanya merampas motor Yamaha Vixion milik korban, pelaku juga melukai korban dengan senjata tajam. Tangan kanan Wandi harus mendapatkan sejumlah jahitan karena terkena senjata tajam saat berusaha mempertahankan motor miliknya.
“Mereka pakai helm dan penutup muka (buff-red), dan langsung meminta saya menyerahkan motor. Saya sempat melawan makanya diserang pake golok,†lanjut Wandi.
Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara pada Selasa (18/10) dinihari, tidak banyak menemukan barang bukti terkait pelaku. “Kami sudah membentuk dua tim khusus untuk memburu begal sadis ini. Setelah sempat menghilang, kini mereka kembali beraksi di wilayah Kota Sukabumi,†jelas Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota AKP Joni Surya Nugraha, Selasa.
Kondisi jalan Benteng Kidul yang sepi dan minim penerangan jalan, membuat wilayah ini rawan tindak kejahatan. “Saat kami olah TKP (tempat kejadian perkara-red) pun, tidak ada warga yang keluar. Artinya lokasi tersebut memang betul-betul sepi. Warga harus lebih waspada dan menghindari jalan sepi terutama saat malam hari,†lanjut Joni.Â