SUKABUMIUPDATE.COM - Saat proses evakuasi mayat Mak Elom dilakukan, tiba-tiba seorang wanita yang berprofesi sebagai tukang rias pengantin, juga warga sekitar yang ikut menyaksikan evakuasi jasad Elom, mendadak kesurupan. Perempuan itu biasa dipanggil Neng Meni, saat berada di sekitar area peternakan ayam, tempat di mana jasad Elom ditemukan.
Hampir tujuh menit Neng Meni tiba-tiba berteriak dan mengaum. Warga sekitar sempat kaget dibuatnya. Untungnya, Neng Meni mengalami kesurupan tidak lama. Hal itu setelah tokoh ulama setempat menenangkan Neng Meni.
"Padahal tadi pas datang ke sini biasa saja. Tapi tidak tahu kenapa jadi kesurupan," Ase Rido seorang tetangga Neng Meni kepada sukabumiupdate.com, Rabu (19/10).
Setelah tenang, Neng Meni dibawa pulang ke rumahnya oleh beberapa orang tetangga. "Sepertinya baru sekarang Neng Meni mengalami kesurupan. Sebelumnya tidak pernah mengalami," kata Ade Rido.
Sekadar informasi, Elom adalah warga Kampung Babakan Tipar RT 37/02, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, ditemukan sudah tidak bernyawa di kolam area peternakan ayam. Elom yang sudah menghilang sejak tanggal 28 September 2016 silam, ditemukan sekitar 300 meter dari rumahnya, di sebuah kolam ikan peternakan ayam di kampung yang sama. Jenazahnya pertama kali ditemukan Selasa (18/10), sekitar pukul 21.00 WIB, oleh tukang pencari kodok.