SUKABUMIUPDATE.COMÂ - Seorang lansia yang diketahui bernama Nana Surjana warga Kampung Pajagan RT 25/10, Desa/Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di plafon dapurnya, Kamis (20/10) pagi, sekitar pukul 10.30 WIB.
Informasi dihimpun sukabumiupdate.com, jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Teti (59). Adapun kronoliogi kejadian, dimulai dari kecurigaan Teti yang pulang dari Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekitar pukul 10.30 WIB, melihat rumah dalam keadaan kosong dan semua pintu terkunci.
Teti sempat memanggil nama korban hingga beberapa kali, namun tidak ada jawaban dari korban, sehingga akhirnya ia masuk dengan cara menjebol jendela kamar depan. Seketika Teti terkejut melihat suaminya sudah tergantung di plafon dapur dekat meja makan, dan selanjutnya istri korban langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
Setelah diadakan pemeriksaan oleh tenaga medis dari Puskesmas Kabandungan dan kepolisian, disimpulkan bahwa Nana positif mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Dari hasil kesepakatan keluarga dan ditandatangani surat pernyataan, jasad lansia ini tidak diotopsi.
"Kami menganggap ini sebagai musibah dari yang maha kuasa," kata Teti kepada sukabumiupdate.com, Kamis (20/10).
Sementara, Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan, saat ditemukan almarhum menggunakan kaos lengan pendek dan celana katun hitam. Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisian yakni tali kawat, tali sepatu, dan tang yang diduga digunakan Nana untuk untuk gantung diri.
Informasi dari keluarganya, almarhum tidak mempunyai masalah dengan keluarga, tidak menderita penyakit, dan tidak mempunyai masalah dengan tetangga.