SUKABUMIUPDATE.COM - Pengurus Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Sukabumi luncurkan Kartanu atau Kartu Anggota NU yang berfungsi tidak hanya sebagai sebagai tanda keanggotaan NU saja, tetapi juga sebagai kartu automated teller machine (ATM).
Program Kartanu ini bekerja sama dengan Bank Mandiri. Dengan adanya Kartanu ini pengurus dan anggota NU dapat merasakan manfaat langsung seperti asuransi, pinjaman, bayar listrik, dan lain-lain, serta tidak ada pemotongan di setiap transaksinya.
"Program Kartanu ini salah satu terobosan besar dengan manfaat yang riil dan langsung dapat dirasakan anggota. Dari sisi organisasi, ini merupakan penguatan database," kata Wakil Ketua Tanfidz PCNU Kota Sukabumi, Ismatullah Fauzi kepada sukabumiupdate.com, Jumat (21/10).
Kartu ini hanya berlaku untuk institusi NU, ketika orang ingin membuat Kartanu harus menjadi anggota NU baik pasif maupun aktif.
Kartanu juga sekaligus untuk tabungan masa depan. "Kita siapkan Tazak (tabungan zakat), Takur (tabungan kurban), Tawaf (tabungan wakaf infaq dan sodaqoh) dan Kolam (kotak amal masjid dan musholla)," tuturnya.
Kerjasama antara Bank Mandiri baru terjalin tahun ini, karna formulir A1 dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) baru sampai ke PCNU Kota Sukabumi.
"Awalnya Kartanu ini permintaan dari PCNU Kota Sukabumi untuk membuat kartu anggota, karena sebelumnya kartu anggota hanya biasa saja. Kalau sekarang berfungsi sebagai kartu ATM. Semua fasilitas Bank Mandiri dapat dirasakan oleh pemilik Kartanu." kata Bagian Mikro Bank Mandiri Cabang Sukabumi, Angga Pradia.
Selain itu, Ketua Tanfidz PCNU Kota Sukabumi Ahmad Nawawi Sadili menambahkan, sudah ada memorandum of understanding (MOU) dari PBNU dengan Bank Mandiri. Dengan demikian, diharapkan seluruh anggota NU dari semua lapisan dapat mendaftarkan diri menjadi anggota NU lewat Kartanu agar terlihat jelas di database jumlah anggota NU baik di Sukabumi maupun seluruh Indonesia.