SUKABUMIUPDATE.COM - Sesuai hasil musyawarah dengan Pemerintah Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, tokoh alim ulama, tokoh masyarakat, dan pengelola Gunung Sunda, disepakati jika setiap hari Jumat atau tepat pada jam 11.00 WIB, kunjungan wisata ke Gunung Sunda akan dihentikan.
"Adapun pengunjung yang masih berada di atas Gunung Sunda akan disuruh turun. Setiap aktifitas wisata alam akan dihentikan sementara selama sholat Jumat. Akitifitas wisata alam Gunung Sunda dibuka kembali setelah Sholat Jumat atau jam 13:30 WIB," kata salah seorang pengelola Gunung Sunda Denroy dalam rilisnya yang dikutip di grup Sukabumi Facebook, Jumat (21/10).
Selain itu, bagi pelajar tidak diperbolehkan berkunjung ke wisata alam Gunung Sunda di jam pelajaran. Ada pun pelajar yg berkunjung di luar jam pelajaran tidak diperbolehkan menggunakan seragam sekolah. "Ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tawuran, aksi curat coret dan lain-lainya," terang Denroy.
Demi menjaga kebersihan di area di Gunung Sunda, setiap pengunjung yang membawa tas kantong kresek juga akan diperiksa oleh petugas pengelola.
Selain untuk mengantisipasi kebiasaan membuang sampah sembarangan, pemeriksaan ini pun demi kenyamanan bersama dan mengantisipasi area Gunung Sunda dari konsumsi minuman keras dan narkoba (narkotika dan obat terlarang-red) oleh orang tidak bertanggungjawab.Â
"Adapun sampah bekas kantong makanan yang dibawa pengunjung bisa ditukarkan dengan stiker di Bank Sampah Gunung Sunda, sebaga souvenir," tukasnya.