Sukabumi Update

Reni Marlinawati Minta Bekraf Bina Industri Kreatif Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.COM - Di hadapan para pelaku industri kreatif Sukabumi, Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Reni Marlinawati, meminta agar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan pembinaan yang maksimal.

“Saya sering berkunjung ke beberapa lokasi indsutri kreatif Sukabumi, ke pembatik, pengrajin kuliner, dan ternyata pelaku industri kreatif di Sukabumi sangat banyak,” jelas Reni pada Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Kreatif Terkait Akses Permodalan di Sukabumi yang di adakan oleh Bekraf di Hotel Maxone.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI ini menambahkan, bahwa kebijakan Bekraf yang seharusnya diperoleh oleh pelaku ekonomi kretif ini belum maksimal. Untuk itu Reni berharap Bekraf bisa memberikan informasi lebih utuh mengenai bagaimana kebijakannya, apa saja kewajibannya, dan hak-hak apa saja yang bisa diperoleh masyarakat  terkait dengan kehadiran badan ini.

“Bekraf ini oleh pemerintahan Jokowi dijadikan salah satu dari lima program prioritas pembangunan nasional, selain di antaranya, infrastruktur, maritim, pangan, dan pariwisata. jadi ekonomi kreatif ini bukan main-main, sudah dijadikan ujung tombak di dalam menyumbang devisa,” lanjutnya.

Reni menegaskan data, dari 250 juta kelompok usaha kecil, 58 juta di antaranya masuk kategori industri kreatif, Dan dari 58 juta jumlah idustri kreatif tersebut, 97 persen mampu menyerap tenaga kerja dari jumlah tenaga kerja yang ada.

Dari angka tersebut hanya 25 persen saja yang sudah mengakses permodalan. “Jadi kalau hari ini banyak pelaku ekonomi kreatif yang wujuduhu kaadamihi (ada tapi seperti tidak ada), ya karena salah satunya, mereka tidak tau haknya tentang akses mendapatkan modal bagi usaha mereka,” tutur Reni.

Selain akses permodalan, Reni juga mendorong bekraf membina dan melatih para pelaku industri kreatif. Memaksimalkan marketing melalui penggunaan media digital sebagai instrumen yang tak terpisah dari teknologi industri kreatif sendiri.

Reni meminta para pelaku usaha kreatif Sukabumi memanfaatkan workshop ini untuk menggali sebanyak-banyak informasi terkait pengembangan industri kreatif ke depan. Workshop yang dihadiri langsung oleh Direktur Bekraf Bidang Akses non Permodalan Bekraf Sugeng Santoso, berlangusng selama dua hari, 26-27 Oktober 2016.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI