Sukabumi Update

Ini Titik Kemacetan Baru Sukabumi, Pasca Terminal Baru Aktif

SUKABUMIUPDATE.COM - Beroperasinya terminal KH Ahmad Sanusi, Kota Sukabumi, menyisakan persoalan lain yang harus segera dicarikan solusinya, yaitu titik kemacetan baru.

Paling mencolok, ada kepadatan atau kemacetan lalu lintas di pintu masuk Kota Sukabumi, Jalan Raya RA Kosasih, Kecamatan Cibereum, tepatnya di simpang tiga Selakaso.

Pantauan sukabumiupdate.com, Selasa (1/11), macet di lokasi ini tidak kenal waktu, berlangsung sepanjang hari. Frekuensi hilir mudik kendaraan besar, bis tujuan Bandung dan daerah lainnya di Selatan Jawa Barat, dan kota-kota di Jawa Tengah dan Timur, serta angkutan barang yang keluar masuk jalan Selakaso kian meningkat.

“Dari pagi terus sampai malam, banyak bis dan truk keluar masuk. Simpang Selakaso ini macet, sejak terminal baru beroperasi,” ungkap Yayan Suryana (43), warga Gentongmas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Simpang Selakaso yang terbilang kecil membuat proses yang hanya diatur oleh “polisi gopek” ini, tidak mampu membuat arus lalu lintas menjadi lancar, karena memang arus kendaraan di jalan nasional baik dari arah Kota Sukabumi maupun Sukaraja sangat tinggi, terutama pada pagi dan petang (jam jam sibuk-red).

Kemacetan diperparah karena jarak simpang Selakaso sangat dengan simpang menuju Goalpara, Kecamatan Sukaraja, yang juga tinggi frekuensi kendaraannya. "Ada dua persimpangan yang dekat dan banyak mobil, sudah tersendat di Selakaso, tersendat lagi di simpang Goalpara,” lanjut Yayan.

Kemacetan ini makin tak terkendali karena dengan rute baru angkutan umum antar kota ini, di sekitar rumah sakit persimpangan tersebut jadi terminal bayangan tempat ngetem bis ukuran besar menunggu penumpang. Akibatnya, ekor kemacetan dari kawasan ini bisa mencapai lebih dari satu kilometer.

“Harus ada solusi, mungkin pemasangan lampu lalu lintas, penertiban terminal bayangan dan membesarkan simpang Selakaso dan Goalpara. Mungkin perlu ada pos polisi dan Dishub (sinas perhubungan-red) di lokasi ini, untuk mengatur arus lalu lintas lebih tertib. Kalau sekarang kan berdasarkan siapa yang memberi tips, dia yang didahulukan jalan,” pungkas Yayan.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI