SUKABUMIUPDATE.COM - Sekrertaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi Hanafi Zein menuding banyaknya keramba ikan di Sungai Cikole, Gang Dalam Dua RT 02 RW 07, Kelurahan/Kecamatan Cikole sebagai penyebab banjir yang merendam pemukiman, Senin (31/10) kemarin. Hanafi Zein mengancam akan membongkar paksa keramba ikan karena disinyalir menyumbat laju air hingga menimbulkan luapan air sungai.
“Saya terima laporan warga di belakang BLUD (Badan Layanan Umum Daerha-red) R Syamsudin, SH, yang kemarin kebanjiran bahwa di sungai itu banyak keramba ikan. Akan saya cek dan bongkar karena menimbulkan banjir jika intensitas air tinggi saat hujan deras,†ungkap Hanafie Zein kepada sukabumiupdate.com, Rabu (2/11).
Pemkot akan menerjunkan tim untuk melakukan kajian dan berkordinasi dengan aparat setempat. Menurut Hanafi keramba yang berada di selokan tersebut, membahayakan masyarakat dan tidak diperbolehkan.
Komentar Hanafie ini dibantah warga Gang Dalam Dua RT 02/07, Atmi Fitria (42). Kepada sukabumiupdate.com Armi mengatakan, keramba ini sudah turun temurun dan selama ini tidak pernah menjadi biang penyumbatan dan banjir.
“Ini sudah lama. Banjir kemarin bukan karena keramba ikan, tapi memang airnya sangat besar hingga meluber ke pemukiman. Anda lihat sendiri tidak ada sampah yang nyangkut di kerambah karena memang selalu dibersikan oleh pemiliknya,†jelas Atmi.
Dari pantauan sukabumiupdate.com, ada belasan keramba ikan berjejer di sepanjang aliran sungai cikole. Keramba-keramba ini berisi ikan mas yang dibudidayakan oleh warga sekitar aliran sungai.