SUKABUMIUPDATE.COM - Tak hanya keramba ikan di sungai, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Hanafie Zain menuding pemasangan kabel bawah tanah oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) APJ Sukabumi dan PT Telkom Indonesia Cabang Sukabumi menjadi penyebab bencana banjir pada hari Senin (31/10) silam.
Hanafie bahkan melontarkan protes ini langsung kepada perwakilan dua perusahaan plat merah (badan usaha milik negara-BUMN-red) ini, di lokasi selokan yang kemarin meluap hingga membanjiri pemukiman.
“Kabel listrik dan telepon yang melintang di beberapa selokan di wilayah Kota Sukabumi menjadi salah satu penyebab tersendatnya air, ditambah banyak sampah. Saya meminta kepada PLN dan Telkom Sukabumi, agar segera diperbaiki dan dibenahi dengan baik,†jelas Hanafie diseperti ditulis dalam situs resmi pemkot Sukabumi, Rabu (2/11).
Dalam peninjauan langsung ke lokasi yang kemarin diterjang banjir, Hanafie didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Abdul Rachman, Kepala Distarumkim (Dinas Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman) Kota Sukabumi Asep Irawan, serta unsur pimpinan PLN APJ Sukabumi dan PT Telkom Sukabumi.
Selain kabel PLN dan Telkom, permasalahan banjir yang terjadi di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Sukabumi, menurut tim kajian, terjadi akibat luapan air dari sungai yang tidak mampu ditampung oleh gorong-gorong yang ada.
“Meminta kepada pihak Dishub serta Distarumkim, agar segera menangani secara teknis permasalahan tersebut. Demikian pula kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke selokan dan sungai,†lanjut Hanafie.
Ia menghimbau kepada warga Kota Sukabumi untuk aktif melaporkan jika ada drainase atau saluran air yang tidak berfungsi, atau yang airnya meluap ke jalan dan pemukiman. “Lapor ke Ketua RT dan RW atau ke aparat wilayah bisa lurah atau camat,†pungkasnya.Â