Sukabumi Update

Janji Pemkab Sukabumi, 178 PKL Palabuhanratu Bakal Digusur

SUKABUMIUPDATE.COM - Sedikitnya 178 pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Kecamatan Palabuhanratu akan ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi. Pemerintah kabupaten (Pemkab) dan kecamatan sepakat, seluruh lapak PKL harus bersih pada Senin (7/11) mendatang.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kecamatan Palabuhanratu Deni Zulfan menjelaskan, jumlah tersebut hasil dari pendataan terkini. Sosialisasi terus dilakukan, dengan penekanan agar para pedagang membongkar sendiri lapak mereka paling lambat Minggu (6/11).

Mulai besok, Kamis (3/11) Pemkab akan melayangkan surat teguran, hingga batas akhir hari Minggu. "Kita bukan memusuhi para pedagang, namun itu memang sudah tugas sesuai dengan peraturan," tegasnya.

Para pedagang yang akan digusur ini tersebar di 11 titik, dari Jembatan Cipalabuhanratu sampai ke Karangsari ada 45 lapak, Jalan Siliwangi sampai Jembatan Cipalabuhanratu 43 lapak, Kantor Samsat empat gerobak, depan Satpas Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi tiga lapak, dan depan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Palabuharatu 29 lapak.

Depan Kantor Kecamatan Palabuhanratu sebanyak tujuh pedagang, Jalan Panyawelan dua pedagang, depan Hotel Padi Padi sampai Muara Citepus 20 pedagang, depan Kantor Desa Citepus ada delapan lapak, depan Hotel Cleopatra sampai Batas Kecamatan (Batu Kenit) lima pedagang dan depan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Palabuhanratu sampai Asrama Polisi ada sepuluh pedagang.

Camat Palabuhanratu Iwan Gunawan mengatakan, khusus pedagang yang berada di depan kantor kecamatan akan direlokasi ke dalam mengisi kantin kecamatan. "Ada tujuh pedagang depan kantor yang akan diakomodir ke dalam, tapi jumlahnya tidak boleh bertambah," ungkapnya.

Lain hal dengan 29 pedagang yang berada di depan BLUD Palabuhanratu yang tidak bisa diakomodir ke dalam area rumah sakit. Sebab wilayah itu harus steril dari asap rokok, sehingga hanya akan digeser ke dekat Komplek Olah Raga Palabuhanratu. "Untuk sementara hanya akan digeser agar tidak menghalangi rumah sakit," tutupnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI