SUKABUMIUPDATE.COM - Perbaikan tangul irigasi dengan panjang 15 meter dan lebar dua meter di Kampung Ciutara RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang ambruk akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Cicurug, Kamis (3/11), mulai dilakukan.
Kendati tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, akan tetapi pasokan air ke wilayah Parungkuda sempat terputus. "Aliran air ini kan tembusannya ke wilayah Parungkuda, secara otomatis terhambat hingga ada perbaikan sementara hingga selesai," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat, Dadang Sopandi.
Sebagai tindakan cepat, telah dilakukan pembuatan tanggul sementara dengan kerja keras gotong royong bersama unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Muspika Kecamatan Cicurug, Pemerintah Desa Mekarsari, masyarakat, dan relawan.
"Hari ini baru mulai pukul 07:00 hingga 12:00 WIB, kita lakukan perbaikan tanggul sementara. Sebab, jika dibiarkan, selain aliran ke wilayah Parungkuda putus, ini juga mengancam sebuah jembatan penghubung antar kampung," terang Dadang.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi H Irwan Fajar mengaku, pihakbya sudah melakukan tanggap darurat bencana dengan cepat. BPBD akan segera melakukan langkah ke depannya untuk penanganan bencana ini. "Kita sudah terima informasi bahkan sudah melakukan upaya penanggulangan di lokasi tersebut. Dan ini akan segera kami data kembali," tambahnya.
Sebab menurut Irwan, aliran air yang tumpah ini jika tidak segera dilakukan penanganan cepat akan mengakibatkan obgsor susulan. "Untuk sementara waktu, air tersebut dialirkan ke tempat yang aman agar tidak langsung turun ke jalan. Ya mudah-mudahan ini solusi tepat," pungkasnya.