SUKABUMIUPDATE.COM - Bupati Sukabumi Marwan Hamami merencanakan setiap kecamatan di Kabupaten Sukabumi harus menyisihkan lahannya untuk dijadikan hutan kota.
"Seperti kemarin di Kecamatan Jampang Kulon kita punya lahan dan 50 hektarnya dijadikan hutan kota. Namun tidak harus sama persis, minimal setiap kecamatan punya hutan kota seluas 10 hektar," jelas Marwan kepada sukabumiupdate.com, Jumat (4/11).
Hutan kota itu nantinya bisa ditanami oleh pohon yang sudah langka asli Jawa Barat. Sehingga bisa jadi tempat pembelajaran siswa, terutama yang masih duduk di bangku SD. Tujuannya agar anak sekolah bisa tahu berbagai jenis pohon langka di Sukabumi, seperti Ki Acret, Kiara dan lain-lain.
Tidak hanya di kecamatan, lanjut Marwan di setiap sekolah pun harus ada penghijauan. Misal, dengan memberdayakan Gugus Depan Pramuka di sekolah dasar (SD), dalam penanaman dan pemeliharaannya.
"Pokoknya kalau tidak ada penghijauan atau pohon di lingkungan sekolah, siap-siap saja kepala sekolahnya digeser," tegas Marwan.