SUKABUMIUPDATE.COM - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi menggandeng tokoh agama setempat dengan cara menggelar workshop dengan tema Peran Serta Penyuluh Agama Dalam Penanggulangan HIV-AIDS Kota Sukabumi, Senin (07/11).
"Alhamdulillah Kantor Kementrian Agama Kota Sukabumi memfasilitasi penyuluh agama untuk kerjasama dengan KPA tentang sosialisasi bahaya HIV-AIDS, sehingga masyarakat mendapat informasi utuh dari penyuluh agama. Mudah-mudahan ke depan, penyuluh agama menjadi duta HIV-AIDS," kata Ketua KPA Kota Sukabumi Achmad Fahmi Kepada sukabumiupdate.com, Senin (7/11).
Setiap tahun angka pengidap virus HIV-AIDS semakin meningkat, pada 2015 jumlah kasus baru penularan HIV sejak Januari sampai Desember mencapai 136 orang. Dari jumlah tersebut, 51 di antaranya merupakan ibu rumah tangga. Sampai Juli 2016 saja, sudah mencapai 84 kasus baru dengan jumlah kumulatif dari 2.000 orang.
Sementara Pengelola Program masyarakat KPA Kota Sukabumi Yanti Rosdiana Parta mengatakan, selain dari pemakaian narkotika dan obat terlarang (Narkoba), dan seks bebas, HIV juga bisa menular melalui transfusi darah yang tidak steril, tatto dan piercing atau tindik, dan lain-lain.
"Kota Sukabumi tercatat peringkat keenam terbanyak di Jawa Barat, setelah Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota dan Kabupaten Bogor," katanya.