Sukabumi Update

1.200 Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Sukabumi, 20 Rusak Berat

SUKABUMIUPDATE.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat, sekitar tiga ribu jiwa di Kecamatan Cidolog dan Sagaranten terkena dampak banjir bandang yang terjadi Rabu (10/11).

"Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini, namun ratusan jiwa terpaksa harus mengungsi karena rumahnya hanyut terbawa arus dan digenangi banjir," kata ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Andi Kusnadi kepada wartawan, Kamis (10/11)

Menurutnya, dari data sementara, ada sekitar 1.200 unit rumah yang terendam banjir, 20 di antaranya rusak berat dan tidak bisa dihuni lagi. Selain itu, banjir tersebut juga merendam sarana dan prasarana lainnya seperti masjid, mushola, lahan pertanian. Bahkan delapan kendaraan roda empat terbawa arus banjir.

Untuk banjir bandang di Kecamatan Cidolog ada empat desa yang terdampak yakni, Cipamingkis, Tegalega, Cidolog, dan Mekarjaya. Sementara di Kecamatan Sagaranten terjadi di Desa Curugluhur. Warga terdampak diungsikan ke kantor desa, kantor kecamatan, dan posko bencana.

"Jumlah kerugian sementara akibat banjir bandang ini mencapai Rp15 miliar. Data kerugian ini berdasarkan dampak kerusakan yang cukup parah baik permukiman warga, fasilitas umum, peternakan rakyat, dan kendaraan milik warga.

Andi mengatakan, besarnya kejadian bencana tersebut, Pemkab Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama dua pekan, bertujuan untuk mempercepat penanganan bencana di sembilan kecamatan. 

Sementara, Camat Cidolog Nasrudin mengatakan, bencana banjir tahun ini merupakan yang terbesar di bandingkan beberapa tahun ke belakang. Saat ini pihaknya tengah fokus penanganan terhadap korban bencana.

"Kami juga meminta bantuan kepada pihak TNI dan Polri untuk mengamankan rumah warga yang ditinggal mengungsi oleh pemiliknya," katanya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI