SUKABUMIUPDATE.COM - Dengan adanya kasus pencobaan penculikan terhadap seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) Negeri Gentramasekdas Kota Sukabumi di Kecamatan Warudoyong, pihak sekolah dan komite sekolah membuta aturan ketat.
"Sebenarnya kejadian kemarin masih bias dan kronologis kejadian belum pasti, soalnya saat membuat laporan, korban hanya sendiri tidak ada teman-temannya yang menyaksikan percobaan penculikan tersebut," ungkap Kepala SDN Gentramaksedas Kota Sukabumi Ade Abdullah kepada sukabumiupdate.com, Senin (14/11).
Dengan adanya kejadian tersebut pihak sekolah langsung merespons dan mengadakan komunikasi dengan semua pihak. "Setelah kejadian tersebut, kami langsung menjalin komunikasi dengan semua guru, agar semua pihak serta orang tua lebih waspada," tambahnya.
Untuk itu, sejak pekan lalu, pihak sekolah mulai sosialisasikan aturan kepada komite sekolah. Aturan tersebut menuju kepada sekolah sehat dan ramah anak, seperti pintu gerbang akan dikunci selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Kemudian pintu gerbang akan dibuka pada waktu jam pulang sekolah, semua siswa tidak diperkenankan keluar sekolah kecuali izin dari guru piket. Terakhir, bagi orang tua yang akan menjemput siswa, atau tamu yang berkunjung ke sekolah harap menghubungi penjaga sekolah terlebih dahulu.