Sukabumi Update

Hindari Jalan Sempit Kabupaten Sukabumi Ini Setiap Pagi dan Sore

SUKABUMIUPDATE.COM - Salah satu jalan di Kabupaten Sukabumi yang super padat di setiap pagi sekitar pukul 07.00 WIB dan sore sekitar pukul 17.30 WIB, adalah jalur alternatif Nagrak. Kepadatan tak jarang membuat kendaraan saling senggol, seperti yang terjadi tadi pagi, Selasa (15/11).

Motor mio terjepit diantara dua mobil yang berpasan di jalan alternatif Nagrak, setelah pintu perlintasan kereta api di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Entah bagaimana awalnya, motor bernopol F 6054 VK tiba tiba masuk di antara kedua mobil yang berpapasan.

Akibat aksi saling serobot ini, arus dari arah Nagrak dan Cibadak jadi tersendat cukup lama. Dua perempuan yang mengendarai kedua mobil tersebut, bahkan sempat adu mulut bahkan nyaris baku hantam jika tidak dipisahkan oleh warga di sekitar lokasi.

Akibat kejadian ini, kedua mobil alami lecet. Sumiati (31) warga Kampung Taman Asri RT 03/04, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, pengendara mobil merah F 1573 UW, kesal dan sempat mendatangi pengendara mobil yang dianggap menyebabkan insinden tersebut.

“Pas kejadian mobil saya diam tiba-tiba mobil dari arah bawah yang menuju Nagrak menyerempet motor yang sederetan dengan mobil yang saya, ya jelas motor tersebut jadi tergencet,” jelas Sumi.

Sumi menduga perempuan pengendara mobil tersebut belum mahir mengendarai, karena posisinya memaksakan lajur ke tengah badan jalan, padahal sisi jalan masih cukup luas.

“Jangan seenaknya saja ,kalau saya liat kayanya belum mahir mengemudikan mobilnya barusan aja sudah nyenggol lagi motor. Saya akan minta ganti rugi,” tugas Sumi dengan raut marah.

Kejadian ini juga menyebabkan pengendara motor yang terjepit, Egi (20) Warga Kampung Pamuruyan RT 01/04, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, beserta kakaknya mengalami luka ringan di kaki. “Sudah tau jalanannya sempit, main paksa saja, saya minta ganti rugi aja motor kami bagian depan rusak," ucap Egi.

Akibat kejadian, kondisi jalan alternatif Nagrak di sekitar pintu perlintasan kereta yang sudah macet tiap paginya bertambah parah. Arus kendaraan dari kedua arah sempat berhenti selama hampir satu jam gara-gara insiden tersebut.

“Di sini jarang ada petugasnya pak. Tiap pagi dan sore macet, karena orang harus melintasi rel kereta pelan-pelan,” jelas salah seorang warga di sekitar lokasi tersebut Asep Ahmad (35). 

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI