Sukabumi Update

Korban Banjir Bandang Trauma Jika Melihat Ini di Langit Cidolog

SUKABUMIUPDATE.COM - Dampak bencana banjir bandang dan longsor di Selatan Sukabumi, khususnya dikawasan Kecamatan Cidolog, Rabu (911) lalu, menyisakan trauma mendalam bagi warga yang rumah serta harta bendanya hilang terbawa arus banjir.

Salah satunya Eni Fatimah (56), warga Desa Cipamikis, Kecamatan Cidolog, yang mengaku trauma jika melihat awan hitam. Bagi Eni Fatimah, banjir bandang yang terjadi sudah sepekan ini membuat harta bendanya hilang dan menyisakan trauma.

Ia tak menyangka jika luapan sungai sepanjang Cidolog ini akan melenyapkan dengan sekejap harta miliknya. Saat peristiwa terjadi, Eni Fatimah mengaku sedang berada di rumahnya.

Ia hanya berteriak dan menangis ketika air bandang menyapu semua harta yang ia kumpulkan sepanjang hidupnya, termasuk uang dan gabah. "Abdi mah mung tiasa Takbir pa, eta cai ageung. Abdimah teu gaduh nanaon pa ku banjir seep," ungkap Eni Fatimah saat menerima bantuan dari Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono di kantor Kecamatan Cidolog. 

Ia bersama warga lainnya, mengaku trauma jika melihat awan mendung dan hujan. Rasa was-was dan cemas menghantui dirinya lantaran rumahnya cukup dekat dengan aliran sungai.

"Mugia pa mung sakali kajantenan, abdimah sieu ningali cai ngalentab teh. Mun bapak terang abdimah ampir pingsan ningalina,"ungkapnya.

Eni Fatimah adalah salah satu warga korban banjir Cidolog yang saat ini kehilangan seluruh harta bendanya. Tidak hanya Eni, ada 1.532 jiwa yang saat ini berada di lokasi terdampak bencana, mengaku masih khawatir akan banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI