SUKABUMIUPDATE.COM - Kecamatan Cicurug merupakan gerbang atau pintu masuk Kabupaten Sukabumi. Kecamatan yang dikenal dengan macetnya ini, berbatasan dengan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Untuk menghindari kemacetan Cicurug, biasanya pengendara roda empat memilih jalan alternatif. Jika dari arah Bogor, pengendara masuk dari persimpangan di daerah Tenjoayu, dan keluar di Gang Koramil, Kecamatan Cicurug atau persimpangan Warungceuri, Desa Pondokasolandeuh, Kecamatan Parungkuda.
Namun, entah akibat musim penghujan, volume kendaraan yang kian meningkat, atau memang kualitas aspal yang buruk, yang jelas, menurut seorang warga Cicurug yang membuka kios beras di daerah Warungceuri, H. Kosasih (65), jalan alternatif sejak dari Gelanggang Olah Raga (GOR) Cicurug hingga persimpangan PT Molax Global, rusak parah.
"Bukan bergelombang lagi ini mah, tapi udah mirip susukan saat. Udah jalannya sempit, banyak tikungan, bolong-bolong, dan digenangi air lagi," ucapnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (18/11) sore.
Menurutnya, harusnya pemerintah daerah mulai memikirkan bagaimana jika jalan tersebut dibeton. Jika diaspal, apa lagi cuma di tambal, terlebih pada musim penghujan seperti ini, hasilnya tidak akan berbeda, dan tidak akan bertahan lama.
"Ya namanya jalan alternatif, orang kan ingin menghindari macet. Harusnya jalannya dibagusin. Memang jaraknya lebih jauh dan muter. Ini mah udah lebih jauh, jalannya juga kayak begini," pungkasnya.