SUKABUMIUPDATE.COM - Akibat bekas galian sambungan kabel milik PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN), Jalan Rambay tepatnya di Kampung/Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, tergenang air. Genangan karena drainase menjadi tersumbat, akibat aktivitas pemasangan kabel milik perusahaan plat merah tersebut.
Warga Kampung Sukamantri, mengeluhkan kondisi tidak nyaman, seperti terjadi salah satunya di depan Apotik Rambay. Psalnya, setiap akan membeli obat di apotik tersebut, banyak terdapat genangan air.
Â
"Biasanya tidak sampai depan apotik, paling cuma genangan biasa. Tapi setelah ada galian kabel PLN, air semakin naik di atas mata kaki saya," kata Deni Rahman (19) warga Cikukulu, Kecamatan Cisaat kepada sukabumiupdate.com, Jumat (18/11).
Pascapenggalian kabel ini, air hujan menggenangi jalan dan sering menimbulkan kemacetan panjang. "Harusnya PLN kalau sudah digali tutup lagi yang benar, supaya lumpurnya tidak menutupi gorong-gorong. Jangan sampai setiap kali turun hujan, airnya meluap," kata penarik ojek pangkalan Rambay, Sandi Royandi (36).Â
Warga Jalan Rambay berharap pihak PLN segera memperbaiki drainase jalan tersebut, agar aktivitas tidak terganggu dan kemacetan teratasi. Jangan sampai ada pengendara yang mengalami kecelakaan dahulu, baru diperbaiki.
Ulah PT PLN yang menggali jalan raya untuk perbaikan kabel ini, tidak hanya di wilayah Kabupaten Sukabumi. Bahkan Wali Kota M Muraz dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Hanafie Zein, kerap dibuat naik pitam, karena bekas galian kabel tersebut kerap ditinggalkan begitu saja. Tidak hanya merusak jalan, tetapi trotoar pun banyak yang rusak akibat ketiadaan tanggung jawab pemegang proyek.