Sukabumi Update

Sidik Kasus Penistaan AlQuran, Polres Sukabumi Tunggu Sikap MUI

SUKABUMIUPDATE.COM - Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisia Resor (Polres) Sukabumi AKP Dhoni Erwanto mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus Agung Sudrajat, apakah ada unsur penistaan AlQuran surat Annisa ayat 3 atau tidak. Penyelidikan menunggu keterangan dari ahli sebab pihaknya tidak bisa menyatakan penistaan atau tidak.

"Kita masih melakukan pengkajian lebih dalam, dan sudah koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi. Kita tunggu saja hasil dari MUI," kata Dhoni kepada sukabumiupdate.com, di ruang kerjanya, Senin (21/11).

Sedangkan yang bersangkutan (Agung Sudrajat-red) sudah dilakukan pemeriksaan kemarin, lanjut Dhoni. Perwira menengah yang baru dilantik menjadi Kasat Reskrim ini menerangkan, awalnya Agung Sudrajat hanya mengomentari di salah satu akun grup di media sosial facebook yang sedang membahas Aa Gym.

Kebetulan di grup Sukabumi Facebook ada yang membahas mengenai itu sehingga yang bersangkutan ikut nimbrung dengan tujuan ingin tukar pikiran. "Ternyata komentarnya itu ada yang screenshoot dan menjadi ramai," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, komentar Agung Sudrajat membuat heboh netizen di grup Sukabumi Facebook. Netizen dibuat heboh sekaligus marah dengan komentar Agung Sudrajat yang komentarnya dianggap melecehkan salah satu ayat AlQuran yakni Surat Annisa ayat 3.

Di mana, Agung Sudrajat dalam komentarnya menulis, "Dibohongi pake surat annisa ayat 3, janda kaya bahenol dikawin".  Komentar Agung Sudrajat tersebut, tak pelak mengundang hujatan ratusan netizen.

Agung Sudrajat, dalam keterangan di akun facebook dan instagram @Agung.Diza miliknya, sama-sama mencantumkan informasi sebagai karyawan PT Tirta Investama (TIV), perusahaan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek Aqua, dan beralamat di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

"Karena tidak ingin memperpanjang perdebatan, saya sudah menonaktifkan akun facebook. Ini juga saya sedang memberikan keterangan kepada polisi," ujar Agung, Minggu (20/11).

Lebih jauh Agung menjelaskan, ia sudah menyampaikan permohonan maaf kepada suluruh netizen dan umat Muslim. Menurutnya, ia bahkan sudah menyampaikan permohonan maaf ke semua akun facebook yang berseteru dengannya.

"Jadi kalau ada akun lain yang menggunakan foto profil saya, itu pasti fitnah, dan bertujuan memperkeruh suasana. Saya sudah beberapa hari tidak buka akun facebook, karena sudah dinonaktifkan," terang Agung kepada sukabumiupdate.com, Senin (21/11).

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI