Sukabumi Update

Hindari Razia, Pelajar Nyamar jadi Perawat BLUD Sekarwangi Cibadak

SUKABUMIUPDATE.COM - Puluhan anak sekolah terjaring operasi rutin Zebra Lodaya 2016 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi, di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cibadak, Selasa (22/11).

Pelajar yang menggunakan motor ini, ternyata mayoritas tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), bahkan sebagian lainnya tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Ada kejadian lucu saat razia ini berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang pelajar yang mengendari motor dibonceng dua pelajar lainnya, tiba-tiba memasukan motornya ke area Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Modus menghindari ini terbaca oleh salah seorang petugas kepolisian yang langsung mengejar ke dalam rumah sakit.

Saat akan didekati petugas, pelajar pengendara motor yang kemudian diketahui berinisial AR ini, dengan cepat menghindar sambil berteriak. “Maaf pak saya perawat di rumah sakit lagi PKL (praktek kerja lapangan-red). Sudah ditunggu sama pasien,” jelas AR dan kedua rekannya berusaha kabur ke dalam ruangan rumah sakit.

Namun polisi tidak tertipu, petugas minta si pelajar yang mengaku perawat ini meluang sedikit waktu yang memperlihatkan SIM dan STNK motornya. “Saya belum punya SIM, STNK juga nggak dibawa. Motornya punya bapak,” ungkap AR kikuk.

Karena tidak punya SIM dan STNK polisi pun memberikan surat tilang kepada AR, motornya dibawa polisi sebagai barang bukti hingga AR bisa menunjukkan STNK.

Kepala Bagian Operasi Lantas Polres Sukabumi Iptu Agus Suhendar menegaskan, operasi berhasil mengamankan sepuluh unit motor, kebanyakan anak sekolah karena tidak membawa STNK dan masih dibawah umur.

“Anak sekolah yang terjaring kali ini semuanya tidak punya SIM. Sangat berbahaya karena jalur Sekarwangi ini rawan kecelakaan kendaraan roda dua,” jelas Agus.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI