sukabumiupdate.com - Setibanya di Kantor MUI Kabupaten Sukabumi di Gedung Islamic Center, Kecamatan Cisaat, pukul 16.25 WIB, Agung Sudrajat menangis tersedu-sedu di hadapan Ketua MUI KH Oman Komarudin dan pengurus MUI lainnya.
Agung menangis tatkala menceritakan kronologi dugaan penistaan AlQuran, serta penderitaan batin yang dialami diri dan keluarganya. Selama hampir 15 menit lebih ia menceritakan sebab musabab dirinya menulis komentar yang dinilai melecehkan ayat AlQuran di media sosial, yang kemudian menjadi viral.

"Sekali lagi saya tidak bermaksud melecehkan ayat suci AlQuran. Saya seorang muslim, saya sudah meminta maaf, dan sudah mendatangi sejumlah tokoh ulama termasuk FPI (Front Pembela Islam-red). Batin saya dan keluarga tersiksa. Saya harus bagaimana lagi," ungkap Agung Sudrajat sambil menangis tersedu-sedu.
Agung juga sempat mengeluh, karena meski sudah meminta maaf di media sosial dan mendatangi sejumlah tokoh ulama, hinaan dan cacian terus saja datang terhadap dirinya.
"Saya merasa aneh dan serba salah, kenapa saya harus menerima seperti ini. Saya sudah meminta maaf, ulama yang saya datangi pun sudah memaafkan dan memberi nasehat kepada saya agar tetap tenang menghadapi masalah ini. Tapi kenapa orang-orang masih menyalahkan saya," terangnya.