Sukabumi Update

Polres Sukabumi Bekuk Pembobol Minimarket dan Baterai Tower di Parungkuda

SUKABUMIUPDATE.COM - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi berhasil mengungkap kasus pembobol minimarket yang berada di Kampung Bagbagan, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/11) lalu, dan pencuri baterai tower provider telepon seluler di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi pada Jumat (25/11).

"Pelaku pembobol minimarket dan pencuri baterai tower merupakan orang yang sama, pada kasus ini kami menangkap empat orang tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Dhoni Erwanto kepada sukabumiupdate.com, Selasa (29/11).

Informasi yang dihimpun, keempat tersangka tersebut yakni Masri alias Acim bin Dedi (27) warga Kampung Cimanggu, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng. Kemudian, Aditiya fauzan als Adit bin Harismaya (19) warga Kampung Citepus, Desa/Kecamatan Palabuhanratu. 

Selanjutnya, Ahmad alias Ujeng bin Ahmad (20) warga Kampung Cibalingbing, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, dan Iman alias Ogeg bin Juanda (31) warga Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal.

Adapun barang bukti yang disita dari tersangka yakni, linggis kecil dan besar, tang potong, obeng, gunting, baterai tower, kunci T, dan kunci pas yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksinya. Selain itu, polisi juga menyita puluhan bungkus rokok dari berbagai merek, rumah modul baterai tower, dan sambungan kabel tembaga yang merupakan barang bukti hasil kejahatan.

Menurutnya untuk menjalankan aksinya para tersangka memetakan dahulu lokasi yang akan dijarah, setelah dipantau mereka kemudian beraksi seperti dengan membobol atap minimarket dan merusak pagar pelindung tower.

"Dari hasil pemeriksaan, keempat tersangka telah melakukan aksinya di lima lokasi berbeda dan tiga lokasi lainnya masih proses pembuktian. Para pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas empat tahun penjara," tambah Doni.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI