Sukabumi Update

PNS Kota Sukabumi Mulai Terkotak-kotak Jelang Pilkada

SUKABUMIUPDATE.COM - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sukabumi masih cukup lama yaitu di tahun 2018, namun pusarannya sudah mulai bergerak ke segala arah. Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang notabene diharamkan berpolitik praktis, sulit mengindari tarikan politik jelang pesta demokrasi tersebut.

Bak wanita cantik, PNS selalu diperebutkan oleh bakal calon karena memiliki jaringan pendukung yang dianggap solid. Fenomena ini terjadi di setiap Pilkada, di setiap daerah di Indonesia termasuk Sukabumi.

Bukti bahwa ada PNS Kota Sukabumi mulai ikut dalam pusaran politik jelang Pilkada ini diungkapkan orag nomor satu di Kota Mochi, yaitu Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz. Dalam pidato di hadapan ratusan PNS dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-45 tahun 2016 di Lapang Merdeka, Selasa (29/11).

“PNS tidak boleh diskriminatif dan dilarang berpihak. Selain itu, PNS jangan terpengaruh kepentingan politik, apalagi sampai ikut-ikutan berpolitik praktis. Jika ingin masuk ke dunia politik secara dalam, maka harus menanggalkan dahulu jabatannya sebagai PNS,” ungkap Muraz dalam sambutan diacara tersebut.

Sebagai pimpinan daerah, ia mengungkapkan hal ini, bukan tanpa data dan fakta. Namun mantan Sekretaris daerah Kota Sukabumi ini enggan terlalu mendalami isu tersebut. “Kami tidak segan memberikan sanksi tegas kepada PNS yang melanggar sumpahnya sebagai abdi negara," tambahnya kepada sukabumiupdate.com.

Muraz sengaja menggulirkan isu ini karena memang sudah membaca pergerakan politik bawahannya yang mulai terbagi jelang Pilkada. “Muraz ini khawatir pelayan publik terganggu akibat menguatnya pusaran politik jelang Pilkada yang mau tidak mau menyeret PNS,” ungkap pemerhati politik Toni Kamajaya, Selasa.

Toni yang masih menjabat sebagai sekretaris Sukabumi Jurnalis Forum (SJF) ini menambahkan, pergerakan politik PNS di Kota Sukabumi ini, terjadi akibat membaca situasi politik pimpinannya jelang Pilkada.

“Kita tahu wali kota, Wakil Wali Kota Ahmad Fahmi, dan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Hanafie Zein adalah tiga figur yang digadang-gadang akan maju dalam Pilkada 2018. Jadi gimana PNS nggak terpecah,” ungkap Toni.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI