SUKABUMIUPDATE.COM - Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali dilanda bencana, seperti tebing yang di atasnya merupakan di Jalan Raya Lengkong, Tanjakan Cidayang, alami longsor. Bencana tanah longsor tersebut tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Bantaragung, Kecamatan Jampang Tengah pada Rabu (30/11) siang, sekitar pukul 13.30 WIB.
"Kejadian ini akibat hujan deras yang turun hampir sepanjang hari, ditambah kondisi tanah tebing labil sehingga mengakibatkan tidak bisa menahan beban di atasnya yang akhirnya longsor," kata pengendara sepeda motor yang melewati Jalan Raya Lengkong, Muhamad Renggi (26) kepada sukabumiupdate.com, Rabu (30/11).
Ia yang merupakan warga Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong khawatir dengan kondisi tersebut, karena tebing yang di atasnya ada jalan raya itu, sewaktu-waktu bisa terjadi longsor susulan sehingga jalan terputus.
Pada jalur tersebut bukan kali ini saja terjadi longsor, tapi sering terjadi baik tebing yang berada diatas jalan raya yang menyebabkan tanahnya menibun badan jalan, maupun yang di bawah jalan sehingga berakibat jalan tersebut menjadi retak. Bahkan menganggu aktivitas masyarakat karena jalan ini merupakan jalur utama penghubung Sukabumi dengan daerah di Pajampangan.
"Jika jalan ini terputus akibat longsor, sudah pasti warga yang ingin ke wilayah Sukabumi terhambat bahkan bisa jadi terisolir," tambahnya.
Renggi mengatakan longsornya jalan ini diduga akibat minimnya pepohonan, sehingga tanah tidak ada penahan. Bahkan sering terjadi kendaraan masuk jurang, akibat licin dampak material longsor yang menutupi jalan.