Sukabumi Update

PMI dan BPBD Bersihkan Rumah Ambruk Disapu Angin Kencang di Gegerbitung

SUKABUMIUPDATE.COM - Sejumlah warga dibantu relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, bergotong royong membersihkan reruntuhan rumah rusak di Kampung Cikarang RT 20/05, Desa Karangaya, Kecamatan Gegerbitung, Sabtu (3/12).

Berdasarkan hasil asessment Tim PMI di lokasi, Rumah panggung berukuran 5x7 meterpersegi itu rusak tertimpa pohon, akibat wilayah tersebut dilanda hujan disertai angin kencang, Jumat (2/12), yang dihuni satu kepala keluarga terdiri dari lima jiwa ini, tidak bisa ditempati lagi. Kendati tidak timbul korban jiwa, kerugian materi mencapai Rp75 juta.

"Tak hanya membantu membersihkan sisa reruntuhan, PMI juga memberikan bantuan kedaruratan berupa hygienis kit, terpal, selimut, serta uang untuk membeli seragam sekolah kedua anak korban, mengingat sangat dibutuhkan untuk di pakai kedua anak korban yang masih bersekolah,” Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PMI, Atep Maulana kepada sukabumiupdate.com.

Pemilik rumah, Ade Harun (40) menuturkan, rumahnya rusak tertimpa pohon yang tumbang disapu angin kencang. Dia dan tetangganya sempat dilanda kepanikan karena mengira rumahnya diterjang puting beliung.

“Begitu kejadian, saya dan keluarga menyelamatkan diri. Namun, rumah dan isinya rusak. Kami sangat berterimakasih dengan bantuan PMI dan BPBD. Sementara waktu kami ngungsi ke rumah saudara dulu,” ujarnya.

Sementara di Cicurug, dalam ulang tahun perdana, tim Aqua Rescue menyelenggarakan kegiatan pelatihan biopori yang dihadiri tim BPBD, BASARNAS, Polisi Pamong Praja (PP) Cicurug, Kepolisian Sektor (Polsek) dan Komando Rayon Militer (Koramil) Cicurug serta volunteer Khatulistiwa di Taman Kehati, Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Sabtu.

H. M. Atim selaku pembina mengatakan, dasar dan ciri organisasi ini adalah ikhlas untuk menolong. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pelatihan pembuatan biopori. "Biopori merupakan salah satu cara mencegah terjadinya banjir dan kekeringan," ungkap Atim.

Sementara itu Ferry Krisna dari Tim BASARNAS Pos SAR Aulia mengungkapkan, secara kompetensi fisik maupun mental, Aqua Rescue sudah teruji. "Kita berharap kerjasama yang terjalin dapat terus berlanjut demi menjalankan misi kemanusiaan," tutur Ferry.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI