SUKABUMIUPDATE.COM – Nadliratu Yasmin, siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang sempat raib secara misterius akhirnya ditemukan di kawasan Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (08/12) malam.
Bocah warga Kampung Cipanas RT 04/23, Kelurahan/Kecamatan Cibadak ini, diketahui diculik oleh wanita paruh baya ketika berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cipanas, Kecamatan Cibadak. Disinyalir, penculik menghipnotis bocah berusia sepuluh tahun ini, lalu menculiknya memakai sepeda motor ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Ketika penculik berbelanja di salah satu mini market di kawasan Puncak, Nadli yang disuruh menunggu di luar, tiba-tiba tersadar dari pengaruh hipnotis. Dari sanalah, Nadli langsung menumpang ojek dan turun di sekitar Pasar Ciawi.
Di tengah kebingungan lantaran tidak mempunyai uang, Nadli bertemu dengan Nurdin (28), warga Kampung Caringin Wetan RT 02/03, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, yang kebetulan hendak pulang ke rumahnya.
Sebelum pulang ke rumahnya, Nurdin mengantarkan Nadli terlebih dahulu ke Cibadak, kemudian menitipkannya ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak.
“Sekitar pukul 23.00 WIB, kami langsung mengantarkan anak tersebut ke rumah orangtuanya yang kebetulan baru pulang mencarinya,†terang anggota Polsek Cibadak Briptu Sandi Praja saat dihubungi sukabumiupdate.com, Jumat (09/12).
Isak tangis bahagia dari keluarga pun pecah ketika jajaran Polsek Cibadak mengantarkan Nadli. Keluarga mengucapkan syukur dan terimakasih kepada warga yang menemukan Nadli, dan jajaran kepolisian yang sudah membantu memulangkan Nadli dengan selamat.
Seperti diberitakan, anak ketiga buah cinta pasangan M Taofik (58) dengan Eli Nurhayati (42) ini hilang sekira pukul 14.00 WIB ketika berangkat sekolah madrasah diniyah (MD). Sambil berangkat, oleh ibunya Nadli disuruh mengantarkan tabung gas elpiji kosong ke warung yang berdekatan dengan SPBU Cipanas Cibadak.
Hingga pukul 16.00 WIB, Nadli diketahui ibunya menghilang tanpa kabar. Padahal, biasanya sepulang sekolah Nadli selalu mampir ke tempat ibunya mengajar yakni di MI (madrasah ibtidaiyah) Neglasari.
Setelah dicari ke mana-mana, keluarganya tidak menemukan Nadli hingga akhirnya melaporkannya ke Polsek Cibadak.