SUKABUMIUPDATE.COM - Perlunya Kabupaten Sukabumi memiliki Peraturan Daerah (Perda) Seni dan Budaya untuk memproteksi tradisi dan adat lokal, mendapat tanggapan dari kalangan Wakil Rakyat. Anggota Komisi IV, Badri Suhendi, menyatakan siap mempelopori pengguliran rancangan Perda Seni dan Budaya, karena dianggap selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi.
Badri setuju jika seni dan budaya memiliki Perda sebagai payung hukum, sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan dua unsur itu akan menjadi jelas, baik segi pembinaan maupun anggaran.
"Seni dan budaya dapat berjalan beriringan dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk mewujudkan pembangunan ke arah Sukabumi lebih baik. Saya siap mendorong agar Perda seni dan budaya segera terealisasi,†tegasnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (14/12).
Badri menuturkan, saat ini seni budaya lokal di Kabupaten Sukabumi makin habis tergerus zaman. Seni dan budaya hidup dari swadaya masyarakat yang memang peduli dengan segala keterbatasannya.
“Masalah utama keberlangsungan seni dan budaya lokal adalah ketiadaan generasi penerus karena pengelolahannya sangat terbatas. Tidak menjadi menarik secara ekonomis jika bergelut di bidang seni dan budaya, makanya ditinggalkan generasi muda, dan akhirnya punah,†jelas Badri lebih jauh.
Ia berharap Perda bisa mengakomodir pengelolaan dan pembinaan yang baik, terutama dalam sisi anggaran dan program. “Perda ini harus menjadi stimulan agar seni dan budaya bisa hidup dan member penghidupan yang layak bagi para pelakunya. Seni dan budaya sangat mungkin sinergis dengan pembangunan pariwisata yang sedang digenjot oleh Pemkab Sukabumi dan Jawa Barat,†lanjutnya.
Pembangunan besar besaran kawasan wisata dunia Geopark Ciletuh di pesisir Selatan Kabupaten Sukabumi, menurut Badri juga harus ditopang dengan potensi wisata lainnya, seperti seni dan budaya.
“Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam Geopark Ciletuh tapi bisa menikmati warna dari seni dan budaya lokal Kabupaten Sukabumi. Di sini keduanya bertemu dan saling membutuhkan,†pungkas politikus Partai Demokrat ini lebih jauh.