Sukabumi Update

AGM Ingin DPRD Kabupaten Sukabumi Rutin Gelar Public Hearing

SUKABUMIUPDATE.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, menggelar public hearing bersama masyarakat di Kecamatan Cidahu dan Cicurug.

Salah satu tema yang dibahas adalah penanganan dewan terhadap dugaan penyalahgunaan izin pengambilan air tanah oleh PT Tirta Investama (PT TIV) sebagai produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek Aqua.

Menyikapi adanya public hearing tersebut, Koordinator SR-CSR Regional Jawa Barat PT Aqua Golden Mississippi (AGM), Murtijo berpendapat, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut.

"Saya sangat apresiasi upaya teman-teman DPRD dalam upaya menjaring aspirasi langsung dari masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini rutin digelar dengan melibatkan semua stakeholder yang ada," ujar Murtijo kepada sukabumiupdate.com, Senin (19/12).

Terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan PT TIV dalam hal pengelolaan air bawah tanah, ia berpendapat, AGM akan selalu berusaha menjadi warga korporasi yang baik.

"Jika memang PT TIV melakukan pelanggaran, kami siap memenuhi semua ketentuan yang diharuskan menurut peraturan yang ada, termasuk dalam hal pengelolaan dan penyaluran dana CSR (corporate social responsibility-red)," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi, menjelaskan, jika public hearing tersebut digelar untuk menyerap aspirasi warga, sekaligus menjelaskan rencana pembangunan tahun 2017.

"Kebetulan Cidahu ini, lagi banyak diperbincangkan terkait temuan Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi di Pabrik Aqua beberapa waktu lalu, jadi kita bicarakan di sini,” jelas Agus Mulyadi dalam sambutan pada acara yang digelar di Balai Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Senin.

Pada acara yang dihadiri Sekretaris Komisi I, Deni Gunawan tersebut, hadir pula jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cidahu dan Cicurug, perangkat Desa Babakanpari Kecamatan Cidahu dan Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug.

Selain itu, turut hadir perwakilan warga dari dua desa, tokoh masyarakat dan agama, pemuda, dan sejumlah aktivis dari lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta perwakilan PT TIV

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI