Sukabumi Update

Dihipnotis, 30 Gram Emas Milik Nenek di Cibadak Raib Dicuri

SUKABUMIUPDATE.COM - Nyai Aisyah (55), warga Kampung Pintu RT 03/09, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi menjadi korban hipnotis.

Motif pelaku hipnotis yakni mendatangi korban dengan mengiming-imingi akan memberikan bantuan berupa biaya operasional siswa (BOS) untuk cucunya. Namun, bukannya bantuan yang didapat, malah perhiasan berupa cincin, gelang, anting, dan kalungnya seberat 30 gram raib digondol pelaku, Kamis (22/12).

Aksi pencurian yang terjadi sekira pukul 11.30 WIB ini ketika Aisyah pulang berjualan makanan ringan di sekolah, dekat rumahnya. Sesaat setelah beristirahat bersama cucunya, Alam (14), dia kedatangan dua orang tamu laki-laki menggunakan sepeda motor.

Layaknya orang bertamu, kedua lelaki itu menyampaikan salam dan menyodorkan tangannnya kepada Aisyah untuk bersalaman. Korban sebetulnya saat itu sudah curiga dengan gelagat dua tamunya itu. Korban sempat menolak ketika dua orang itu hendak masuk ke rumahnya.

“Begitu salaman, mereka bilang mau memberikan bantuan BOS untuk cucu saya. Namun harus diperiksa dulu keadaan rumah. Saya mulai curiga namun karena alasan hanya sebentar saya perbolehkan dan menuruti,” kata Aisyah saat disambangi sukabumiupdate.com.

Begitu di dalam, tanpa korban sadari, ia menuruti semua permintaan kedua pelaku. Termasuk mencopot semua perhiasan seperti kalung dan anting yang dipakainya. Malah ketika diminta menunjukan perhiasan lainnya pun korban menunjuk ke sebuah lemari di kamarnya.

“Seingat saya, seorang pelaku memfoto saya. Sementara satu lagi mengambil perhiasan. Katanya kan mau datang pak camat memberikan bantuan BOS, jadi tidak boleh pakai perhiasan. Saya nurut saja,” ceritanya.

Aisyah tersadar ketika disuruh menunggu lima menit di dapurnya. Padahal, ketika korban di dapur, kedua pelaku langsung kabur membawa perhiasannya.

“Selama di dapur saya nyeduh air panas. Begitu saya ke tengah rumah, dua orang itu sudah tidak ada. Begitu saya cek lemari, berantakan dan ternyata semua perhiasan saya hilang. Kalau diuangkan perhiasan itu Rp9 juta,” ungkapnya.

Rencananya, Aisyah segera  akan melaporkan kejadian tersebut ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI