Sukabumi Update

Poin PT PCI Tertinggi, Pemenang Tender Pasar Pelita Kota Sukabumi Masih Misterius

SUKABUMIUPDATE.COM - Pasca pengumuman pemenang lelang calon tender pembangunan Pasar Pelita Jilid II, Wali kota Sukabumi Mohamad Muraz angkat bicara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya tiga pemenang tender yaitu, Perseroan Terbatas Panglima Capitol Itqoni (PT PCI) mendapat poin 91,90 persen, PT Fortunindo Artha Perkasa (FAP) 47,00 persen, dan PT Dunia Milik Bersama (Dumib) 46,76 persen. Namun penilaian tersebut tidak bisa menjadi tolak ukur untuk menjadi mitra kerja dalam pembangunan Pasar Pelita.

"Secara administratif ketiga calon memang sudah memenuhi kriteria untuk menjadi pemenang tender. Tapi, tidak cukup sampai di situ ada proses lain yang harus dipenuhi," tutur Muraz kepada sukabumiupdate.com, Kamis (22/12).

Muraz mengatakan, dia terjun langsung dalam proses pemenangan tender tersebut, terutama mengecek kemampuan keuangan dan kredibilitas masing-masing perusahaan.

"Pada 16 Desember telah memanggil ketiga peserta tender tersebut untuk presentasi dan membuktikan kemampuan keuangan dengan minimal uang cash 20 persen dari total investasi yang mereka ajukan. Rata-rata mereka mengajukan biaya investasi Rp170 miliar untuk pembangunan empat tingkat," jelas Muraz.

Sehingga, apabila dikalikan 20 persen berarti perusahaan itu kurang lebih harus memiliki investasi Rp34 sampai Rp35 miliar.

Hasil presentasi itu diketahui PT PCI tidak bisa menunjukan rekening walaupun secara administrasi. Sementara, PT FAP bisa menunjukan adanya uang berupa tabungan, rekening dan tabungan deposito atas nama direktur utama Hartono dan jumlahnya hampir lebih Rp40 miliar, melebihi 20 persen serta memberikan surat kuasa untuk mengecek rekening tersebut.

Lalu PT Dumib mengajukan rekening tapi bukan atas nama perusahaan itu sendiri tapi atas nama perusahaan lain yang katanya konsorsium. Namun dari awal tidak ada bukti bukti konsorsium saat diminta untuk memberikan surat kuasa pengecekan.

"Jadi yang lengkap baik administratif maupun keuangan yaitu PT FAP. Sudah dicek ulang oleh pak Sekda, dari mulai Senin sampai kemarin hasilnya real ada," ungkapnya.

Kendati demikian, Muraz belum bisa bisa menentukan pemenang tender karena harus sesuai dengan aturan panitia lelang. Muraz memastikan akan memilih pemenang tender secepatnya.

"Kita tidak bisa gegabah dalam memutuskan harus presentasi bukti uangnya dulu dan disaksikan unsur musyawarah pimpinan daerah (Muspida) agar tidak ada fitnah. Dari tiga peserta, secara teknis sudah berjalan dengan semestinya sesuai aturan panitia lelang," katanya.

Sekretaris Daerah Hanafie Zein mengatakan, sebelum menetapkan pemenang, nanti pemenang tender harus meng-hole uang ke bank yang sudah di tunjuk wali kota.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI