SUKABUMIUPDATE.COM - Dua dari tiga mahasiswa Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung yang tenggelam di perairan Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, berhasil ditemukan oleh tim search and rescue (SAR) gabungan.
Keduanya ditemukan tidak terlalu jauh dari lokasi tenggelam, yaitu Pantai Batununggal, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, pada operasi pencarian hari kedua, Selasa (27/12).
Korban yang pertama kali ditemukan adalah Adnan Amrulloh (21), mahasiswa ITENAS warga Jalan Sulaksana Baru RT 05/07, Kiaracondong, Kota Bandung. Adnan ditemukan sekitar pukul 14.15 WIB dibibir Pantai Pangumbahan, 100 meter dari lokasi tenggelam.
Selanjutnya, Rendra Akbar (21) warga Komplek Cibiru Asri Blok C8, Kota Bandung, yang ditemukan nelayan mengapung di sekitar perairan Cibuaya, Ujung Genteng, sekitar pukul 15.25 WIB. Jenazah Rendra Akbar kemudian dievakuasi tim Basarnas Sukabumi menggunakan perahu karet.
“Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit Jampang Kulon, rencananya akan langsung dibawa oleh keluarga dan rekan-rekannya yang ikut dalam operasi pencarian di kawasan Ujung Genteng,†ungkap Kepala Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Okih Fajri.
Kepada sukabumiupdate.com, Okih menambahkan, operasi pencarian hari kedua (Selasa-red) dihentikan pukul 18.00 WIB, karena gelap dan akan dilanjutkan kembali hari ini, Rabu (28/12).
“Besok (Rabu, 28/12-red) akan kita lanjutkan kembali pencarian korban atas nama Bobi Irwanto Riyadi (21) warga Jalan Pamitraan I No. 3 RT 02/09, Kota Bandung, dengan metode dan area pencarian masih di sekitar lokasi tenggelam,†imbuhnya.
Musim pasang menimbulkan gelombang besar besar di pantai Selatan Sukabumi, diharapkan bisa mempercepat proses pencarian korban. “Ya kita berharap gelombang besar ini mempercepat korban ditemukan, semoga ada keajaiban,†pungkas Okih.