SUKABUMIUPDATE.com - Keluarga Mumuh (65) petani warga Kampung Cilangkop RT 04/05, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi yang dibantai orang tak dikenal mengecam tindakan sadis tersebut. Keluarga marah karena korban dituduh dukun santet yang diduga kuat melatari aksi pembunuhan tersebut, pada, Selasa (10/1).
“Seminggu lalu bapak memang diancam orang karena dituduh dukun santen. Ini kan sudah merusak nama baik almarhum dan keluarga besar. Kami minta pembunuhnya segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,†ungkap anak korban, Darus (30) kepada sukabumiupdate.com, Rabu (11/1) di depan kamar jenazah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sekarwangi Cibadak.
Darus bercerita bahwa seminggu sebelumnya, korban memang diancam dibunuh oleh orang tidak dikenal melalui handphone. Mumuh dituduh sebagai dukun santet, dan ancaman ini sempat dilaporkan korban ke Kepolisian Sektor (Polsek) Ciemas.
BACA JUGA:Â
Ada Luka Bacok, Beredar Isu Santet di Balik Tewasnya Petani Ciemas Kabupaten Sukabumi
Pernah Diancam Dibunuh, Petani Ciemas Kabupaten Sukabumi Tewas Dituduh Dukun Santet
“Ayah saya guru ngaji dan mantan guru madrasah, tidak ada kerjaan lain. Pekerjaan utamanya ya bertani. Bahkan udah banyak penerusnya di madrasah. Tuduhan bapak dukun santet tidak jelas dan fitnah. Kami minta pelakunya dihukum mati,†lanjut Darus penuh emosi.
Darus mengaku jika ancaman pembunuhan sempat ada di akun facebook yang diduga pelaku. “Sekarang sudah ditangani kepolisian, kami menuntut pelaku segera ditangkap,†pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Ciemas AKP Achmad Nurawan kepada sukabumiupdate.com menegaskan, saat ini petugas udah terjun memburu pelaku. “Memang ada isu dukun santet di balik kejadian ini, kita tunggu hasil otopsi korban,†ujar Achmad Nurawan, Rabu.