Sukabumi Update

Jalan Yulius Usman Kota Sukabumi, Bukti Pemkot Kalah oleh PKL dan Undang Kecemburuan

SUKABUMIUPDATE.com - Berkuasanya pedagang kaki lima (PKL) di Kota Sukabumi, salah satunya bisa dilihat di Jalan Yulius Usman dari arah Pendopo Bupati. Di jalan ini PKL mayoritas sayuran berdagang di atas trotoar bahkan bahu jalan, hingga membuat akses masuk ke pasar sulit dilalui kendaraan roda empat.

Masalah lainnya, ini akses utama kendaraan pemadam kebakaran yang seharusnya steril jika dalam keadaan darurat, ada salah satu kantor milik Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan fasilitas perekonomian.

Hari ini, Rabu (11/1) Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Sukabumi menertibkan para pedagang di jalan tersebut. Kepala Seksi (Kasi) Penegak Perga (Gakperda), Ajat Sudrajat mengatakan, penataaan PKL di Jalan Yulius Usman, sesuai Perda No 10 tahun 2013 tentang dan pemberdayaan PKL.

"Pedagang sayuran menggunakan badan jalan, kami dari Sat Pol PP menata para PKL untuk berjualannya diatas trotoar sehingga tidak menganggu badan jalan,” ujarnya.

Ajat mengakui jika Jalan Yulius Usman makin sempit karena para PKL tumpah ke Jalan. “Kita berharap PKL tertib biar aktivitas lalu lintas kembali lancar,” tandasnya.

Langkah Pemkot ini disayangkan karena ada aturan yang lebih tinggi dari sekedar Perda Penataan PKL. “Ada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang di dalamnya mengatur peruntukan trotoar jalan, yaitu untuk pejalan kaki. Jadi jelas bukan untuk pedagang, PKL sekalipun,” ungkap pemerhati pemerintahan dan kebijakan publik, Asep Deni kepada sukabumiupdate.com, Rabu (11/1) melalui handphone.

Asep Deni menambahkan jika program penataan atau penertiban PKL di Kota Sukabumi jangan sampai memantik kecemburuan sosial. “Jangan tebang pilih, di Jalan Djuanda dibersiin, di Yulius Usman hanya disuruh nggak boleh di bahu jalan. Kalaupun harus bertahap, harus diberi informasi dari awal jika PKL itu memang tidak boleh jualan di trotoar jalan,” pungkasnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI