Sukabumi Update

Kaji Pergerakan Tanah Cisolok Kabupaten Sukabumi Badan Geologi Minta Warga Direlokasi

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Geologi Provinsi Jawa Barat merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mencari tempat relokasi bagi warga Kampung Cijanti RT 02/04, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, yang dilanda pergerakan tanah pada Sabtu (3/12/2016) lalu.

Permintaan tersebut, didasari hasil kajian tim teknis Badan Geologi bahwa di wilayah tersebut masih terjadi gerakan tanah dengan bidang gelincir cukup dalam, yakni di atas sepuluh meter.

"Hasil kajian teknis tim Badan Geologi, perlu ada relokasi," terang Camat Cisolok Agus Mohamad Nurdin saat dihubungi sukabumiupdate.com, Rabu (11/1).

Di Kampung Cijanti terdapat 25 bangunan rumah yang terdampak bencana itu. Rinciannya, sebanyak lima rumah rusak berat, delapan rumah rusak sedang, dan 12 rumah terancam. Sementara jalan desa yang rusak sepanjang 80 meter.

Pada waktu bersamaan, terjadi juga pergerakan tanah di Kampung Cipetir RT 03/04. Sedikitnya lima rumah rusak sedang, serta panjang jalan desa yang rusak 40 meter.

"Kalau di Kampung Cipetir, gerakan tanah disebabkan erosi dari Sungai Cibuang ke hulu, maka harus ada upaya penanaman pohon berakar kuat dan dalam di tanah yang mengalami pergerakan, agar dibuat bronjong bertingkat pada bagian bawahnya," tukasnya.

Didasari pertimbangan kondisi itu, lanjut Agus, tim teknis Badan Geologi menyarankan agar masyarakat yang tinggal maupun pengguna jalan di sekitar lokasi bencana, agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat yang berlangsung lama. Masyarakat juga diminta ikut memantau munculnya retakan baru.

"JIka terjadi retakan bertambah lebar, segera mengungsi dan melaporkan ke aparatur pemerintahan, dan segera memperbaiki saluran air supaya tidak masuk ke area longsoran," tuturnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI