SUKABUMIUPATE.com - Minimnya fasilitas penampungan sementara di wilayah Kecamatan Cibadak, khususnya di kawasan pusat perdagangan menjadi penyebab sampah mengotori trotoar di sepanjang Jalan Suryakecana.
Selain minim tempat sampah, jadwal angkut sampah dari dinas terkait juga terlalu lama, sehingga penumpukan sampah di pinggir jalan tidak bisa dihindari.
Kondisi ini diakui oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Kebersihan (DPRPK) Kabupaten Sukabumi, Acep Saeffudin kepada sukabumiupdate.com, Jumat (13/1). Melalui sambungan telepon Ace menegaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi memang kekurangan armada angkutan, dan fasilitas pendukung kebersihan lainnya.
Baca juga
Tak Hanya PKL, Trotoar di Cibadak Kabupaten Sukabumi Juga Dikuasai Sampah
“Saya sudah lihat memang ada penumpukan sampah di trotoar Cibadak. Memang jadwal pengangkutan dan penjemputan sampah belum tiap hari. Harus kita atur karena wilayah Kabupaten Sukabumi luas. Insha Allah tahun ini ada penambahan armada dan fasilitas kebersihan lainnya,†ujar Acep.
Sementara menurut warga, masalah utama sampah di Kota Nayor ini adalah tidak adanya tempat penampungan sementara paska ditutupnya TPS sampah Leuwigoong.
“Ya jangan salahkan warga, kalau nyimpan sampah di trotoar, selama ini petugas kebersihan memang memintanya sampah simpan di trotoar pada hari-hari pengangkutan,†ungkap salah seorang warga Kelurahan Cibadak, Imas Amaliah (44).
Selain menganggu pejalan kaki dan merusak kenyamanan lingkungan, sampah yang terlalu lama menumpuk di trotoar juga sering terbawa hujan hingga menyumbat saluran air. “Coba itu got pinggir jalannya dibongkar, kayaknya sampah semua, makanya pas hujan sering banjir,†lanjut Imas.