Sukabumi Update

Kenapa 34 Hydrant Air di Kota Sukabumi Belum Pernah Difungsikan?

SUKABUMIUPDATE.com - Seluruh hydrant di Kota Sukabumi ternyata belum pernah difungsikan oleh pemadam kebakaran (Damkar). Ada 34 titik hidran di seantero kota yang kondisinya kurang terawat karena tidak pernah digunakan.

Kepala Damkar, Hendar Iskandarsyah, punya alasan kenapa hidran-hidran tersebut tidak pernah digunakan dalam sejumlah bencana kebakaran. “Salah satu alasannya karena kita tidak ingin menganggu suplai air ke rumah tangga pelanggan PDAM, karena hidran-hidran itu tersambung dengan saluran PDAM,” jelasnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (23/1).

BACA JUGA:

Rumah Ketua RT Koleberes Warudoyong Kota Sukabumi Ludes Dilalap Api

Ini Dugaan Polisi Penyebab Kebakaran Toko Mebel Abadi Jaya di Kota Sukabumi

Rumah Mertua Kades Gegerbitung Kebakaran

Mobil damkar terbaru keluaran tahun 2012 lanjut Hendar mampu menguras banyak air bersih dalam sekali sedot. "Dalam waktu 40 detik saja mobil itu bisa sedot air empat ribu liter, sedangkan dalam bencana kebakaran kita bolak-balik, pelanggan PDAM pasti protes,” lanjutnya.

Selain itu, di Kota Sukabumi masih banyak air permukaan (sungai) yang bisa disedot mobil damkar saat ada bencana kebakaran. Menurut Hendar, ada dua sungai yang menjadi lokasi pengambilan air jika terjadi kebakaran, yaitu sungai di Jalan Babakansirna untuk bencana di wilayah pusat kota, sedangkan jika terjadi di daerah Selatan lebih mudah, karena lebih banyak sungai yang bisa digunakan.

“Untuk urusan hidran detailnya yang tahu pihak di PDAM, kita hanya pengguna,” pungkasnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI