Sukabumi Update

Diserang Diare Mematikan, Peternak Domba di Ciracap Kabupaten Sukabumi Cemas

SUKABUMIUPDATE.com - Para peternak di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi selama beberapa bulan terakhir cemas. Domba dan kambing peliharaan mereka satu persatu mati.

Salah satunya terjadi di Kampung Waluran, di mana domba dan kambing warga terserang wabah diare mematikan. “Ternak saya dalam dua bulan terakhir ini terserang diare. Satu per satu mati, udah 12 ekor yang mati,” jelas seorang peternak di Kampung Waluran, Deman (50) kepada sukabumiupdate.com, Selasa (24/1).

BACA JUGA:

Senyum Anak Yatim Panumbangan Kabupaten Sukabumi Terima Santunan Domba

Ponpes Shirojutholibin Cidahu Ajarkan Ilmu Agama, Ternak Domba, dan Bisnis Online

Rumah Hantu Itu, Bernama Kantor UPTD Peternakan dan Keswan Purabaya

Wabah ini awalnya membuat ternak mengalami diare, atau mencret terus menerus. Sebelum ditemukan mati, badan ternak kurus, lemas bahkan bulu-bulunya pun rontok. “Sekarang tinggal 33 ekor. Itu pun sudah pada lemas dan kurus jadi kalau dijual pasti harganya murah,” lanjut Deman.

Hal serupa dialami Juhendi (42), domba-dombanya mati tanpa bisa tertolong. “Kerugian saya lebih dari sepuluh juta, ternak saya habis. Udah disuntik juga nggak ketolong,” ujarnya.

Juhendi yang juga menjabat ketua RT ini menegaskan, sejauh ini belum ada penanganan dari dinas terkait untuk mencegah kerugian lebih besar peternak domba dan kambing di Ciracap. “Biasanya ada yang datang, sekalian jual obat suntik, lima ribu rupiah sekali suntik,  tapi tetap ternak-ternak saya mati,” pungkasnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI