Sukabumi Update

Curhat Pegiat Wisata Alam Sukabumi Soal Kemacetan

SUKABUMIUPDATE.com -  Pembangunan ruas jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) menjadi satu satunya harapan bagi para pengelola wisata alam di Sukabumi. Mereka selama ini mengalami masa suram selama belasan tahun, akibat tersumbatnya akses transportasi menuju Sukabumi.

Kemacetan ruas jalan Sukabumi Jakarta perlahan namun pasti berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan. Kondisi ini membuat tidak sedikit pengelola wisata yang gulung tikar, lihat saja di sepanjang jalan menuju kawasan wisata Salabintana atau Pondok Halimun.

Tidak sedikit pengelola wisata yang saat ini menghilang, asetnya rusak, hotel dan vila menjadi bangunan “hantu” bak tak bertuan. Yang bertahan saat ini pun mereka-mereka yang mampu mensiasati dengan taruhan yang tidak kecil.

Seperti yang diceritakan Iwan Roeslan (50), pengelola tempat perkemahan di kawasan wisata Pondok Halimun Kabupaten Sukabumi. Pria penyuka petualangan ini telah 30 tahun bergelut dalam bisnis wisata, bermodal sebuah mesin potong rumput Iwan memulai usahanya membangun bumi perkemahan.

Iwan mengalami langsung masa masa emas usaha yang ia geluti. “Dulu itu bisa diprediksi, musim libur sekolah dan musim penerimaan mahasiswa baru lokasi pasti penuh belum lagi yang kemping perorangan setiap minggunya pasti ada,”" ujar iwan sambil memutar kembali ingatanya.

BACA JUGA:

HG Prihatin dengan Kemacetan Sukabumi

Bahas Kemacetan, Pemkab Sukabumi Utus Staf Satpol PP dan UPTD Dishub

Sakti Alamsyah: Macet di Sukabumi Adalah Bom Waktu

Kondisi tersebut mulai berubah semenjak kemacetan ruas Jalan Sukabumi Jakarta semakin tak terkendali. “Mulai tahun 2002 pengunjung mulai berkurang, wisatawan mulai melirik daerah lain karena enggan berlama-lama terjebak kemacetan, tamu terbanyak memang dari Jakarta dan Bogor, belum lagi aturan yang melarangnya penyelenggaraan ospek memperparah kondisi ini,” lanjutnya.

Tapi Iwan optimis jika usaha wisata yang digelutinya akan kembali bergairah jika pemerintah sudah memiliki solusi untuk mengatasi kemacetan. Iwan bercerita jika selama ini ia bertahan karena kecintaan saya terhadap tempat ini.

“Saya percaya dan menyimpan harapan sangat besar terhadap pembangunan tol yang sedang berlangsung, tol bocimi segera selesai. Saya yakin usaha ini akan kembali bergairah seperti dulu lagi,” pungkasnya.

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI