SUKABUMIUPDATE.com - Awal Februari 2017 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi akan melakukan tes kesehatan dan kebugaran calon jamaah haji (CJH) 2017. Pemeriksaan CJH ini dilaksanakan sesuai kesepakatan dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
“Pemeriksaan tersebut akan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan jantung, darah, hingga rongent," tutur Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Lulis Delawati kepada sukabumiupdate.com, Selasa (31/1).
Lanjut lulis, tahun ini Dinkes menyiapkan 15 Puskesmas dan tiga rumah sakit, yaitu Kartika, R Syamsudin SH, dan Assyifa, untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan Jemaah haji. Dinkes juga mengingatkan bagi CJH yang memiliki riwayat penyakit tertentu, dilaporkan untuk ditangani dengan baik sebelum berangkat, karena bila terlambat bisa menyebabkan gagal berhaji.
BACA JUGA:
Kejari Kabupaten Sukabumi Pastikan Kasus Kuota Haji Lanjut
Â
Koper Jemaah Haji Kota Sukabumi Nyasar ke Karawang
Â
Ketua PGRI Kota Sukabumi Tolak Tawaran Naik Haji Gratis
“Ya pasti kita upayakan yang terbaik, karena kesehatan calon jemaah itu dan perlu di perhatikan keseluruhanya," jelasnya.
Tes kesehatan ini penting untuk mendeteksi riwayat penyakit. Bila diketahui riwayat penyakit menular, harus ditangani pengobatan sejak dini.
"Setidaknya sejak beberapa bulan sebelum berangkat sudah dilakukan pengobatan. Karena di khawatirkan bila belum sembuh, CJH tersebut besar kemungkinan tidak dapat berangkat haji pada tahun tersebut," pungkasnya.